8.30.2005

Malaikat panik sebab pintu Surga tidak dapat dibuka padahal diluar telah bergerombol calon warga.
Lalu Malaikat berseru adakah insinyur diantara para calon warga untuk
memperbaiki pintu Sorga. Untung, pada hari itu ada Tiga Insinyur, satu dari Amerika, satu dari Jepang dan satu dari Indonesia.
Pertama Insinyur Amerika, dan setelah diperiksa, si Amerika sebut biayanya 900 dollar. "
Koq, mahal " komentar Malaikat, " coba buatperincian!!!.."
"Ongkos pemeriksaan 200 dollar, 300 dollar buat bahan dan 400 dollar ongkos
kerja ..." Kata si Amerika.
Malaikat terus panggil si Jepang, dia periksa sebentar dan bilang "biayanya 600 dollar,300 dollar ongkos bahan dan 300 dollar ongkos kerja".
Masih belum puas, Malaikat konsultasi sama si Bos, dan dia pikir masih mahal.
"Coba insinyur Indonesia, kan lagi krismon dan banyak yang di PHK, tentunya perlu duit,pasti lebih murah ..."
Insinyur Indonesia tanpa periksa pintu, langsung jawab
"Siap Malaikat, ongkosnya 5.600 dollar...!!!" katanya.
"Ach..., koq bisa lima ribu enam ratus, jauh lebih mahal dari yang lain.??!!" Malaikat
bingung.
Insinyur Indonesia maju sambil bisik di kuping malaikat,
"Eh, malaikat, dengerin..no- ceng-go ($ 2.500,-) buat elu..., no-ceng-go buat gua.., yang 600
kasi si Jepang.., biar dia yang betulin tuh pintu!...pas kan!!"
Malaikat : " ..???"

"KRINGGGGG~~~KRINGGG~~~KRINGGGG~~!!!", bunyi telepon.
"Halo, selamat siang", jawab seorang wanita setengah baya.

"Lho, siapa ini?", terdengar sahut suara berat seorang pria.
"Oh, saya pembantu baru disini Pak. Saya baru kerja. Baru dating siang ini."
"Kalau begitu, Ibu mana?"
"Ibu sedang di kamar tidur Pak."
"Kalau begitu tolong panggilkan."
"Maaf Pak, Bapak siapa yah?"
"Saya suaminya."

"Hah, lha wong Ibu dikamar sama Bapak kok?!", si pembantu kaget

"Apa ?!?!?!" si Bapak lebih kaget lagi.

Si pembantu jadi bingung.
"Nama kamu siapa?" tanya si Bapak lagi.
"Nama saya inem, Pak." jawab si Inem dengan gemetar.
"Inem, seperti apa laki-laki yang di kamar dengan ibu?"

"Rambutnya ikal, Pak. Dan pakai kaca mata.", jawab Inem dengan terbata-bata.
"KURANG AJAR !!! Pasti si Johan itu.
INEM !!!", teriak Bapak.
"Ya pak?"
"Coba kamu intip, sedang apa mereka?"

"Aduh Pak, saya ngga berani"
"HEH !!! Saya Tuanmu tau !!! Cepat sana liat !!! Kalau tidak saya pecat kamu."
Dengan lutut gemetar, Inem berjalan sambil mengendap-endap menuju kamar majikannya. Dengan tangan gemetar dibuka pintu kamar itu dengan sangat hati-hati agar tidak diketahui orang yang didalam. Setelah itu dia melihat keadaan didalam dan langsung ke telpon lagi.
"Halo Pak..."
"Yah, apa yang terjadi disana?" jawab Bapak dengan tidak sabar.
"Anu, pak ..."
"ANU APA ?! CEPAT CERITAKAN !!!" bentak si Bapak.
"Ibu sama laki-laki itu sedang tidur, Pak"
"Cuma tidur?" tanya si Bapak lagi dengan tidak sabar.
"Mereka berdua sedang tidur tapi tidak pakai baju."
"APA ?!?!?! KURANG AJAR !!! SUDAH SAYA DUGA !!! DASAR ISTRI SIALAN !!!!", maki si Bapak.
"INEM !!!", panggil si Bapak lagi dengan teriak tentunya.

"Iya Pak"
"Cepat ambil tali dan ikat tangan dan kaki mereka berdua, CEPAT !!!" "Aduh Pak, kalau ini saya benar-benar nggak berani Pak", jawab Inem dengan suara yang hampir menangis.
"Dasar kamu bodoh !!! Hayo cepat laksanakan nanti saya kasih uang 1 juta" perintah si Bapak dengan tidak sabar. Karena diiming-imingi uang, timbul keberanian si Inem. Langsung diletakkan gagang teleponnya dan larilah dia ke dapur untuk mencari tali.
Setelah di dapatkan talinya dengan mengendap-endap Inem masuk ke
kamar majikannya.
Dengan sangat hati-hati agar tidak terbangun, pertama
dia ikat tangan si Pria lalu kakinya.
Kemudian dia ikat tangan dan kaki
si Ibu. Tapi sial, karena gugup tanpa sadar si Ibu terbangun. Melihat keadaan dirinya yang di ikat,
si Ibu teriak: "INEM. APA YANG KAMU
LAKUKAN ?! Kamu mau merampok yah ?!"
"Maaf Bu, saya disuruh Bapak." langsung si inem lari ke arah telpon,
meninggalkan nyonya majikannya yang berteriak-teriak dengan marahnya dan si Pria yang mulai terbangun juga.
"Pak, sudah saya ikat Pak" lapor si Inem dengan ngos-ngosan.
"Bagus, sekarang ambil kamera di meja kerja saya ..."
"Meja kerja Bapak dimana?", potong si Inem.

"Gimana sih kamu ini. Itu yang di bawah tangga."

"Tangga???" si Inem kebingungan "Di rumah ini kan ngga ada tangganya, Pak. Nggak ada tingkat.", timpal Inem. Hening sesaat.
"Berapa nomor telpon ini?", tanya si Bapak
"5001501, Pak", jawab si Inem dengan polos.
"Maaf salah sambung."
"KLIK", suara telpon ditutup.



"met malam, ma… maaf papa pulang telat lagi. sekarang papa logged in."
"apakah papa bawa oleh-oleh yang mama minta?"
"bad command or filename."
"tapi mama kan sudah bilang dari tadi pagi…!?"
"errorneous syntax. abort?"
"terus, bagaimana dengan beli perabot baru?"
"variable not found…"
"oke deh.. kalo gitu, mama pinjem kartu kreditnya. mama mau belanja
sendiri aja."
"sharing violation. access denied.."
"huh! apakah papa lebih mencintai komputer daripada mama? atau papa
hanya main-main saja?"
"too many parameters…"
"ini kesalahan terbesar mama, menikahi orang 'idiot' seperti papa.."
"data type mismatch."
"papa tidak berguna!"
"it's by default."
"bagaimana dengan gaji papa?"
"file in use… try later."
"kalo gitu, papa anggap apa posisi mama di keluarga ini?"
"unknown virus!"


Seorang pemuda dari Medan yang baru pertama datang ke
Yogya pengin
sekali
minum es Dawet alias Cendol di dekat stasiun Tugu.

Pemuda : Mbak, aku beli cendolnya ya ............

Mbak : Sampun telas mas (=sudah habis)

Pemuda : Iya memang harus pake gelas mbak .......

Mbak : Cendole mboten wonten mas (=tidak ada)

Pemuda : Iya lah ....aku sukanya pake santen .

Mbak : (Dengan nada kesal) Dasar sinting !!!

Pemuda : Bah .......dari mana kau tau namaku Ginting
?!

Mbak : (Nada kesal) Dasar wong edan .!!!

Pemuda : Bah ....benar 'kali tebakkannya, memang aku
dari Medan.

Mbak : (Nada marah) Dasar wong ora duwe otak ...!!!

Pemuda : Memang benar aku asli Batak.

Mbak : Dasar budeg (=tuli) .!!!

Pemuda : Iya mbak selain cendol aku juga suka gudeg.


Mbak : Dasar .....kurang kerjaan !!!

Pemuda : Benar sekali mbak,teman-teman saya banyak
yang kurang kerjaan,
sukanya baca email kayak ginian ....!!!

8.15.2005

Cerita Lucu

Selamat Datang Di Cerita-Cerita Lucu "AnDi SuSeNo"

Di Sini Saya Akan Menampilkan Cerita Lelucon Kiriman Dari Teman-Teman ke E-mail Saya. Semoga Bisa Mengocok Perut Anda Dan Anda Terhibur. Jangan Cuma Membaca Yg Soal Cinta Dan Bisnis Aja, Yg Ini Juga Perlu hehehehe...!!!


*LOWONGAN KERJA*

Sebuah perusahaan membuka lowongan pekerjaan. Peminatnya ternyata melebihi yang di perkirakan. Ketika semua lowongan telah terisi, masih banyak lagi pelamar yang menunggu / diwawancarai.
Maka Pak Direktur menugaskan anak buahnya, Wawan untuk tetap mewawancarai para pelamar yg tersisa, tetapi harus menolak semuanya. Para pelamar pun di panggil satu per satu.

Pewawancara (W): "Kamu sudah punya
pengalaman kerja?"
Pelamar (P): "Punya."
W: "Kamu tidak diterima!"
P: "Lhoo, alasannya apa?"
W: "Kamu punya pengalaman kerja, berarti kamu ini sdh pernah kerja dan kemudian (mau) berhenti dan kerja di sini. Lha, nanti kalau sudah kerja, kamu nanti juga akan minta berhenti dari sini u/ pindah ke tempat yg lebih menarik bagimu!"
P: "Sesunggunya saya belum punya pengalaman kerja.."
W: "Lebih lagi saya tidak terima!"
P: "Alasannya?"
W: Belum punya pengalaman kerja, mau kerja di sini? Nanti kamu banyak berbuat kesalahan!
Berikut .."

W: "Kamu minta gaji berapa?"
P: "Rp. 2 juta."
W: "Terlalu tinggi. Kamu tidak diterima!"
P: "Kalau begitu Rp. 1 juta saja.."
W: Lebih lagi saya tidak terima!"
P: "Alasannya?"
W: "Kami di sini, tidak menerima karyawan murahan!.
Berikut .."

W: "Punya pacar?"
P: "Belum."
W: "Kamu tidak diterima."
P: "Alasannya?"
W: "Lha, kamu cari pacar saja tidak becus ."
P: "Sesungguhnya saya sudah pernah punya pacar. Tetapi, saya minta putus, karena tidak suka sama dia
W: "Lebih lagi saya tidak terima."
P: "Alasannya?"
W: "Nanti, kamu juga minta berhenti dengan alasan tidak suka kerja disini ..
Berikut ..!

W: "Punya pacar?"
P: "Punya."
W: "Di mana?"
P: "Sedang di luar negeri."
W: "Kamu tidak diterima."
P: "Alasannya?"
W: "Kamu nanti telepon terus ke pacarmu pakai telepon kantor. Biaya SLI mahal!"
P: "Tetapi, besok pacar saya sudah pulang ke sini."
W: "Lebih lagi saya tidak terima!"
P: "Alasannya?"
W: "Kamu nanti ingat pacaran, dan lupa pekerjaan!
Berikut .."

W: "Kamu mau melamar sebagai apa?"
P: "Sekretaris."
W: "Kamu merasa cantik atau tidak."
P: "Cantik!"
W: "Kamu tidak diterima."
P: "Alasannya?"
W: "Kecantikanmu nanti bikin karyawan lain banyak yg naksir, dan lupa kerja."
P: "Sebetulnya, saya ini tidak cantik, kok."
W: Lebih lagi saya tidak terima!"
P: "Alasannya?"
W: "Bikin mata capek!
Berikut ."

W: Kamu punya pacar?"
P: "Punya."
W: "Ganteng?"
P: "Ya."
W: "Kamu tidak diterima."
P: "Alasannya?"
W: "Nanti kamu tidak bisa konsentrasi penuh pd pekerjaanmu. Takut pacarmu direbut orang."
P:"Eh ,.. sebetulnya pacar saya tidak ganteng, kok."
W: "Lebih lagi saya tidak terima."
P: "Alasannya?"
W: "Cari pacar ganteng saja tidak becus. Kok, mau kerja di sini?
Berikut..!!!"

W: "Punya mertua?"
P: "Punya."
W: "Kayakah dia?"
P: "Ya, kaya."
W: Kamu tidak diterima."
P: "Alasannya?"
W: "Mertuamu kaya, tentu punya banyak perusahaan. Kok, kamu tidak dipekerjakan di sana!"
P: "Sesungguhnya mertua saya tidak kaya."
W: "Lebih lagi saya tidak terima!"
P: "Nanti kamu sering ambil aset perusahaan untuk membantu mertuamu!
Berikut .."



KISAH PUTRI RAJA

Pada suatu masa hiduplah seorang raja yang bijaksana anak yang cantik sekali. Sayang sekali putri raja mempunyai kekurangan, yaitu "Apapun yang ia sentuh, maka benda itu akan lumer".
Hal ini karena putri raja terkena pengaruh sihir dari pengaruh jahat. Karena masalah inilah laki - laki tidak ada yang bisa mendekati dan menikahi sang putri, sang raja sangat susah
dengan keadaan tersebut.
Suatu hari, seorang penasehatnya mendapat petunjuk dari penyihir yang baik, bahwa bila ada barang yang dipegang oleh sang putri tidak lumer maka sang putri akan sembuh dari kutukan tersebut untuk selamanya. Sang Raja sangat bersuka mendengar khabar itu dan langsung mengadakan sayembara.
"Barang siapa berhasil menyembuhkan penyakit sang putri dengan membawa barang yang tidak akan lumer, maka akan dinikahkan dengan putri raja."

Ada tiga orang pangeran yang datang menghadap raja :
Pangeran 1 membawa permata, karena dia pikir itu adalah bendayang paling keras,
akan tetapi sayang benda tsb lumer sewaktu
di pegang oleh sang putri. Majulah Pangeran 2, benda yang dibawanya

adalah benda campuran logam yang sangat keras, akan tetapi kembali

barang tsb. lumer sewaktu di pegang sang putri. Akhirnya majulah

Pangeran 3, dia lalu meminta sang putri untuk memegang saku celananya

dan merasakannya,

akhirnya dengan perasaan jengah sang putri memasukkan
tangannya kesaku celana sang pangeran dan merasakannya, .
ta . da .... tidak lumer,
Akhirnya sang pangeran ke 3 memenangkan
sayembara itu dan hidup bahagia dengan sang putri.


Pertanyaannya : Benda apa yang ada di dalam saku celana sang
pangeran ????

Jawabannya : mohon di turunkan cursor kebawah ........ apa ya?





turunin lagi . kedip






turunin lagi . kedip kedip







turunin lagi deh .... kedip




Penasaran ., saya tahu yang anda pikirkan (ngelirik genit)




Ini pasti sesuatu yang keras ........................... ras .... ras .ras . :





Sesuatu yang mengasyikkan ..............................
kan . kan . kan .


Jawabannya :

M&M chocolate : karena M&M akan lumer di mulut bukan di
tangan . he . he .... (tertawa tertawa)



*SEKRETARIS DI LAMAR RAJA MINYAK*

>Seorang sekretaris nan cantik ditugaskan oleh bosnya untuk menemani seorang raja minyak dr Arab yg menjadi klien penting bagi perusahaannya. Tertarik oleh kecantikannya, si raja tiba-tiba memintanya utk menikahinya. Tentu saja sekretaris itu terkejut namun ia teringat perintah bosnya untuk tidak mengecewakan kliennya itu dalam bentuk apapun. Karena itu, ia memikirkan cara untuk menolak ajakannya dengan halus.



"Baiklah, aku akan menikah denganmu dengan 3 syarat.

Pertama, aku mau cincin kawin berlian 75 karat

bertahtakan intan

bermahkota tiga 200 karat."

Si raja terpekur sejenak dan kemudian

mengangguk, "Ok, ok ana felikan, ana felikan"

Menyadari keadaan ini, si wanita kembali memikirkan syarat yang lebih susah.

"OK, kedua, aku mau kamu buatkan istana di New York berkamar 100 dan

sebagai rumah peristirahatan, aku mau vila di tengah kota Paris dengan

200 orang pelayan, 10 Ferarri dan 5 pesawat jet pribadi."

Sang raja minyak kembali terpekur, mengambil hand-phonenya dan mengontak

sana sini. "Ok, ok, ana fuatkan, ana fuatkan"

"Gawat !", pikir si sekretaris.

Dengan peluh sebesar kacang kedelai, ia kembali memikirkan syarat terakhir.

Akhirnya, ia merasa mendapatkan syarat yang nyaris mustahil bisa dikabulkan oleh si raja ini. Sambil mengedipkan mata, ia berkata,

"Oh, baiklah. Ini yang terakhir.

Aku suka sekali dengan seks dan karenanya aku mau laki-laki yg menjadi

suamiku mempunyai penis sepanjang 30 cm."

Si raja minyak tampak kaget dan kecewa sekali dengan syarat terakhir ini.

Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan

sambil sesenggukan.

Akhirnya, sambil mengusap air mata dan

menatap wanita itu dengan sedih, ia berkata,


"Ok, ok, ana fotong, ana fotong deh"